Selasa, 29 Agustus 2023

Jobsheet PKK

Share it Please



MATA PELAJARAN                  : PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN

GURU MATA PELAJARAN     : NOVALIA HUTABARAT


JOB SHEET

SMK NEGERI 1 GUNUNG SINDUR

MEMBUAT MEDIA PROMOSI CETAK

                               


MENGGUNAKAN SOFTWARE DESAIN”


Kompetensi Keahlian            : Multimedia

Kelas                                     : XII (MM 1, MM 2, MM 3)

Alokasi Waktu                       : 4 Minggu

Mata Pelajaran                     : 1. Produk Kreatif dan Kewirausahaan

                                               2. Desain Grafis Percetakan


Silahkan download di LINK ini.... 

SILAHKAN UPLOAD TUGASNYA DISINI YAH...


https://forms.gle/SKXFVXNJ2XDGhMMv6


KEGIATAN PRODUKSI

Pada akhir fase F peserta didik mampu menyusun rencana produksi meliputi menetapkan jenis dan jumlah produk, menetapkan desain/rancangan produk, menyusun proses kerja pembuatan prototipe/ contoh produk, dan menghitung biaya produksi. Peserta didik mampu membuat produk mulai dari menyusun rencana dan jadwal kerja, menetapkan strategi produksi, menetapkan kriteria standar/ spesifikasi produk, melaksanakan kegiatan produksi, pengendalian mutu produk (quality assurance). Peserta didik mampu membuat desain kemasan, melaksanakan pengemasan produk, membuat labelling. Peserta didik mampu menentukan strategi distribusi dan memberikan layanan terhadap keluhan pelanggan.


1. Menyusun Rencana Produksi

Produksi adalah suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. 

Menurut Amstrong dan Kotler (2009),  Mass customization atau produksi massal adalah kemampuan untuk menyediakan produk dalam skala masal yang didesain secara individual dan dikomunikasikan untuk dipertemeukan dengan kebuuthan pelanggan. Sehingga produksi massal adalah suatu metode produksi yang dilakukan secara besar-besaran dengan tujuan menghasilkan produk dalam jumlah yang besar dan efesien dengan biaya produksi yang lebih rendah. Dan Produksi Manual adalah produksi yang fleksibel bahan baku dan hasil produksinya sehingga dapat dirubah rubah sesuai situasi.

Manfaat Produksi Massal

Produksi massal memiliki beberapa manfaat bagi perusahaan dan konsumen, di antaranya adalah:

1.            Efisiensi produksi: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi barang dalam jumlah besar dan secara efisien dengan biaya produksi yang lebih rendah. Hal ini dapat meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi biaya per unit produk.

2.            Skala ekonomi: Dalam produksi massal, biaya produksi per unit dapat diurangi dengan memproduksi dalam jumlah besar, yang dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dan memungkinkan produk yang lebih terjangkau untuk konsumen.

3.            Konsistensi produk: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk yang konsisten dalam kualitas, ukuran, dan tampilan. Ini penting untuk menciptakan citra merek yang baik dan membangun kepercayaan konsumen terhadap produk.

4.            Kemajuan teknologi: Produksi massal membutuhkan investasi besar dalam infrastruktur dan peralatan produksi, yang dapat mendorong kemajuan teknologi dan inovasi dalam industri. Ini dapat meningkatkan efisiensi produksi, meningkatkan kualitas produk, dan mengurangi biaya produksi di masa depan.

5.            Peningkatan lapangan kerja: Produksi massal dapat menciptakan banyak lapangan kerja, terutama di sektor industri. Hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mengurangi tingkat pengangguran.

6.            Memenuhi permintaan pasar: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dan cepat untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi. Hal ini dapat memastikan ketersediaan produk di pasar dan meningkatkan kepuasan konsumen.

7.            Diversifikasi produk: Produksi massal dapat memungkinkan perusahaan untuk memproduksi berbagai jenis produk dengan biaya produksi yang lebih rendah, yang dapat meningkatkan diversifikasi produk dan memperluas pangsa pasar.

Kelebihan Produksi Massal

Kelebihan produksi massal di antaranya adalah:

1.            Efisiensi biaya produksi: Dalam produksi massal, biaya produksi per unit produk cenderung lebih rendah karena penggunaan mesin-mesin dan teknologi modern yang memungkinkan produksi secara otomatis dan kontinu.

2.            Volume produksi besar: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dalam waktu yang relatif singkat. Hal ini dapat memungkinkan perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar yang tinggi.

3.            Konsistensi produk: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk yang konsisten dalam kualitas, ukuran, dan tampilan. Ini dapat membantu membangun citra merek yang baik dan kepercayaan konsumen terhadap produk.

4.            Peningkatan efisiensi produksi: Dalam produksi massal, proses produksi diperbaiki dan dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Hal ini dapat mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya saing perusahaan.

5.            Peningkatan lapangan kerja: Produksi massal dapat menciptakan banyak lapangan kerja di sektor industri dan sektor terkait lainnya, seperti logistik dan pengiriman.

6.            Memperluas pasar: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi produk dalam jumlah besar dan dengan biaya produksi yang rendah, yang dapat memungkinkan perusahaan untuk menawarkan produk dengan harga yang terjangkau bagi konsumen. Hal ini dapat membantu memperluas pangsa pasar perusahaan.

7.            Diversifikasi produk: Produksi massal memungkinkan perusahaan untuk memproduksi berbagai jenis produk dengan biaya produksi yang lebih rendah, yang dapat membantu perusahaan dalam diversifikasi produk dan meningkatkan daya saing perusahaan.

Kekurangan Produksi Massal

Meskipun memiliki kelebihan, produksi massal juga memiliki beberapa kekurangan, di antaranya:

1.            Kurangnya fleksibilitas: Dalam produksi massal, produk diproduksi dalam jumlah besar dengan menggunakan mesin-mesin yang sangat terkhususkan. Hal ini membuat perusahaan kurang fleksibel dalam memproduksi produk yang berbeda atau menyesuaikan permintaan pasar yang berubah.

2.            Rendahnya kualitas produk: Meskipun produksi massal dapat memastikan konsistensi produk, kualitas produk cenderung menurun. Hal ini disebabkan oleh fokus utama pada kuantitas dan efisiensi produksi daripada kualitas produk.

3.            Biaya investasi yang tinggi: Untuk memulai produksi massal, perusahaan memerlukan investasi besar dalam mesin, teknologi, dan infrastruktur produksi. Biaya investasi ini dapat menjadi beban finansial yang signifikan bagi perusahaan kecil dan menengah.

4.            Risiko kelebihan persediaan: Dalam produksi massal, perusahaan memproduksi produk dalam jumlah besar. Jika produk tidak terjual seperti yang diharapkan, perusahaan dapat mengalami kelebihan persediaan yang mengakibatkan kerugian finansial.

5.            Dampak lingkungan: Produksi massal dapat memiliki dampak lingkungan yang signifikan karena penggunaan bahan baku dan energi yang besar, serta produksi limbah dan polusi.

6.            Rendahnya kepuasan kerja: Dalam produksi massal, pekerjaan seringkali monoton dan repetitif, dan kurang memberikan kesempatan bagi karyawan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan kreativitas.

7.            Kurangnya diferensiasi produk: Dalam produksi massal, produk cenderung sama atau serupa dengan produk lainnya yang diproduksi oleh pesaing. Ini dapat mengurangi daya tarik produk dan membuat perusahaan sulit bersaing di pasar.  

Analisis SWOT Produksi

Tahapan Kegiatan Produksi

a.   Menetapkan jenis dan jumlah produk

b.   Menetapkan desain/rancangan produk

c.   Menyusun proses kerja pembuatan prototipe/ contoh produk

d.   Menghitung biaya produksi

Skema Proses Produksi


Sistematika bisa diterapkan dalam menyusun rencana produksi film adalah 
1. Memenuhi permintaan konsumen dan tuntutan pasar
2. Melakukan Riset Produk
3. Melakukan Pengembangan Produk
4. Melaksanakan uji kelayakan produk
5. Jika sudah menentukan layak maka akan ada penentuan harga penjualan 
6. Melaksanakan Produksi Massal 
7. Mengidentifikasi pemasaran
8. Menenukan Target Konsumen
9. Jika sudah menentukan tidak layak maka akan ada Riset ulang Produk 
10. Melakukan riset ulang kembali.


2. Menyusun Rencana dan Jadwal Kerja

3. Membuat Desain Kemasan

4. Menentukan Strategi Distribusi dan Memberikan Layanan Terhadap Keluhan Pelanggan


Tugas 1

1. Tulislah pendapatmu mengenai kelebihan dan kekurangan Produksi Massal dan Produksi Manual
2. Tuliskan Prusahaan yang sudha menerapkan Kegiatan Produksi Massal dan Produksi Manual 
3. Buatlah skema proses produksi dari video "Iklan Layanan Masyarakat" yang sudah dikerjakan.  


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

SEMESTER 2 2526 DDBP TUGAS 2

    SEMESTER 2 2526 MATA PELAJARAN                  : DDBP GURU MATA PELAJARAN       : NOVALIA HUTABARAT JOBSHEET SMK NEGERI 1 GUNUNG SINDUR...

Blogroll

About